Seluruh Pimpinan DPRD Tetap Konsisten Mendorong Terus Substansi Pelanggaran Hukum Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa

PESISIR BARAT medinasnews.com - Ratusan anggota Apdesi kabupaten Pesisir barat mendatangi kantor DPRD melakukan aksi damai dengan tuntutan agar anggaran DPRD di audit BPK . 

Sebelumnya DPRD Kabupaten pesisir barat telah mengirimkan surat ke BPK RI perwakilan Lampung untuk mengaudit dana desa di dua desa yg terindikasi disalahgunakan yaitu  di kecamatan Pesisir Selatan dan Ngambur tepatnya  pekon way jambu dan pekon sumber agung.

Dalam rapat terbatas yg dilaksanakan oleh ; 16 orang perwakilan Apdesi serta unsur pimpinan DPRD, Ketua DPRD Pesisir Barat secara pribadi meminta maaf karena tersebarnya surat permohonan pemeriksaan dana desa di  DUA Desa yg terindikasi bermasalah ke BPK; NAMUN Seluruh Pimpinan DPRD Tetap konsisten mendorong terus substansi pelanggaran hukum yg terjadi  di dua desa yg terindikasi Korupsi dana desa tersebut.

Dalam aksi nya hari ini apdesi kabupaten pesisir barat disambut baik oleh unsur pimpinan DPRD Kab. Pesisir Barat.  Diantaranya Piddinuri, M.Towil (Demokrat), Dedi Ansori (PAN), Kanadi. (PDI) Martin Sofian (GERINDRA), AE. Wardana (GERINDRA), Elizawati (PPP), Basis Efendi (PDI)  Ikhwanda (PBB), Rifzon Efendi (PDI), Rudi (PKPI) dan Syahrudin (Golkar) dan unsur kepolisian serta sekretariat DPRD Kab. Pesisir Barat.

DPRD Kab. Pesisir barat juga menyambut baik atas kritikan apdesi terhadap DPRD ; Dengan Sikap baik unsur pimpinan DPRD sangat senang jika DPRD selalu di audit oleh BPK, demi keterbukaan pertanggung jawaban keuangan.

Namun disisi lain unsur pimpinan DPRD PESISIR BARAT juga menekankan bahwasanya APDESI pesisir barat jangan serta Merta terbawa kepentingan politik sesaat dan menyarankan agar tetap netral dalam kancah politik praktis. Serta APDESI juga harus siap jika suatu waktu di audit oleh BPK RI , Terutama dua desa yg sudah di ajukan Ke BPK RI untuk di audit  dan sudah selayaknya DPRD dan Padesi mendukung penuh penegak hukum untuk mengaudit desa yg terduga menyalahi aturan itu. (Syukri/Lezan)
Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini