Berharap Lebih Maju Warga Negeri Ratu Setuju Segitiga Ditata

PESISIR BARAT medinasnews.com - Pasca di gusurnya bangunan pasar, di segitiga ngambur, dipekon negeri ratu kecamatan ngambur, oleh pemkab pesisir barat, pada jum'at (11/5).menuai pro dan kontra dari masyarakat setempat.

Bukhtar husin (72 tahun) Warga negeri ratu ngambur saat bertemu tim medinasnews.com sabtu (12/5)) dilokasi pembongkaran, mengatakan bangunan pasar di segitiga ngambur, yang digusur oleh pemkab pesisir barat itu, sudah tepat, dan gak masalah.

"Ya, kalau ada pro dan kontra itu pasti ada, kata bukhtar.
Pemilik kios juga kebanyakan cuma sewa, hanya beberapa saja yang sudah beli, " nah, mungkin yang sudah beli ini, yang gak terima kios nya di gusur. 

Pasar minggu sendiri di dirikan pada tahun 1969, yang pada waktu itu, keadaan  di pasar minggu masih semak belukar." ya semacam hutan muda, dan masih jalan setapak, banyak sekali harimau dan kerbau hutan yang berkeliaran.

Pada saat itu saya masih berusia  sekitar 25 tahun dan saya salah satu pendiri pasar itu, dari sembilan orang pendiri pasar, "Paparnya.

"Pasar minggu sendiri sudah pernah mendapat bantuan desa ( bandes) tahun 1970 sebesar 100 ribu rupiah, itu tandanya, ya pasar minggu itu memang milik pemerintah, jelas, bukhtar.

Hal senada disampaikan Yanti seorang pedagang di pasar minggu ngambur, ketika di sambangi tim medinasnews.com.

" Ya saya senang dengan di tertibkan nya bangunan pasar, karena akan di jadikan taman kota, jadi pasar minggu ini, nanti nya akan lebih tertata, apalagi mau di jadikan taman, senang banget bang, tutup yanti (BE/Benk).
Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini